Angel Band

Edukasi

Mengenal lawan bilangan prima

Apabila pengertian dari bilangan prima adalah semua bilangan asli lebih dari 1 yang hanya bisa dibagi oleh bilangan 1 atau bilangan itu sendiri, maka bilangan yang dapat dibagi dengan berbagai bilangan disebut apa ? , bilangan tersebut merupakan bilangan komposit dan bilangan cacah.

Mengenal bilangan komposit

Bilangan komposit merupakan bilangan asli lebih dari 1 yang bukan merupakan bilangan prima. Bilangan komposit memiliki berbagai sebutan lain. Sebutan lain dari bilangan komposit dapat juga disebut sebagai faktorisasi bilangan bulat, atau merupakan hasil  perkalian dua bilangan prima. Ciri dari bilangan kompisit adalah bilangan ini memiliki faktor lenih dari 2.

Adapaun 10 bilangan komposit yang pertama adalah 4, 6, 8, 9, 10, 12, 14, 15, 16, 18. Bilangan tersebut disebut sebagai bilangan yang bisa dinyatakan sebagai faktorisasi bilangan bulat dan hasil kali 2 bilangan prima tau lebih. Contoh bilangan komposit dari perkalian bilangan prima adalah 2 x 2 x 2 = 8 atau 2 x 2 = 4 atau 23 = 8 dan dapat pula dengan cara 22 ‘ 4. Cara tersebut menghasilkan anga 4 dan 8 yang merupakan bilangan komposit. Sehingga cara tersebut telah membuktikan sifat dari bilangan komposit. Apabila anda masih mergaukan cara tersebut, anda dapat melakukan cara tersebut kepada bilangan prima berapapun.

Mengenal Bilangan Cacah

Adapula bilangan cacah yang merupakan himpunan bilangan yang terdiri dari bilangan bulat dari angak 0 yang tidak bernilai negatif. Sehingga dapat disebut pula bilangan cacah merupakan himpunan seluruh bilangan prima dan bilangan komposit. Berdasarkan kesepakatan, bilangan cacah disimbolkan dengan huruf “C” dan ditambahkan angka “0” didepan bilangan aslinya.

Terdapat beberapa operasi dalam bilangan cacah, antara lain : Operasi penjumlahan, Operasi pengurangan, Operasi perkalian, Operasi pembagian. Dalam operasi penjumlahan dan pengurangan terdapat 3 sifat anatara lain sifat identitas, sifat pengelompokan dan sifat pertukaran. Pada operasi perkalian memiliki sifat hasil penjumlahan yang diulang – ulang (2 x 4 = 4+4) . Sedangkan pada operasi pembagian dilakukan pengurangan secara berulang – ulang (6 : 2 = 6-2-2-2 )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *